Suasana Pilkades PAW di Desa Kepur, Muaraenim.

Suasana Pilkades PAW di Desa Kepur, Muaraenim.

MUARAENIM, HS – Warga Desa Kepur, Kecamatan Kota Muaraenim, Kabupaten Muaraenim, menggelar pesta demokrasi. Pemilihan Kepala Desa Kepur antar waktu dilakukan tahun ini untuk menggantikan kepala desa yang tersandung masalah hukum.

Masyarakat Desa Kepur, Kecamatan Kota Muaraenim, Kabupaten Muarawnim mulai datang ke lokasi tempat diadakannya musyawarah desa yang bertempat di Kampung 3 untuk menentukan pilihan dalam rangka memilih orang nomor satu di desa tersebut, Senin (26/9).

Antusias warga terlihat dari antrian panjang bagi masyarakat yang telah mendapatkan undangan dari panitia untuk ditukarkan ke meja petugas dan mendapat lembaran yang akan di coblos di bilik suara.

Pemilihan Kepala Desa Antar Waktu dengan dua orang calon Kepala Desa Kepur PAW dengan nomor urut satu Zakia Mabruka Bin Fauzi dan nomor urut dua Herwanudin Bin Dungsari

“Kita selaku masyarakat berharap kiranya siapa saja yang terpilih akan mampu menjalankan roda pemerintahan Desa Kepur sampai masa jabatannya berakhir dengan penuh tanggung jawab dan amanah. Serta dapat mengayomi masyarakat,” ujar Ketua Panitia, Miswadi di sela-sela kegiatan.

Kemudian, lanjut Miswadi, mengenai jumlah surat undangan yang disebarkan panitia sebanyak 807. Dari jumlah 807 tersebut yang memberikan hak suara sebanyak 714 dengan rincian Laki-laki 623 dan Perempuan 91 . Sedangkan yang tidak memberikan hak suara sebanyak 93 orang.

“Proses Musyawarah Desa dari pagi hingga berlangsungnya pemilihan dan penghitungan suara berjalan lancar dan damai. Untuk itu kami segenap panitia mengaturkan terima kasih terutama anggota BPD, Perangkat Desa, Pasukan Linmas, anggota Kepolisian dan anggota TNI, serta masyarakat Desa Kepur sendiri yang telah berperan aktif dalam menjaga dan turut mensukseskan acara hingga berakhirnya,” terangnya.

Herwanudin D, calon dengan nomor urut dua berhasil memenangkan pemilihan Kades PAW dengan mendulang suara sebanyak 381 suara mengungguli perolehan suara Zakia Mabruka dengan nomor urut satu yang memperoleh suara 316.  Sedangkan surat suara yang batal atau cacat sebanyak 17 suara. (EDW)