Demo warga Desa Muara Niru ke DPRD Muaraenim.

Demo warga Desa Muara Niru ke DPRD Muaraenim.

MUARAENIM, HS – Ratusan warga Muara Niru, Kecamatan Rambang Dangku, Kabupaten Muaraenim mendatangi DPRD Muaraenim menolak untuk digabungkan ke dalam rencana pembentukan kecamatan baru, yakni Kecamatan Empat Petulai Dangku yang saat ini masih dalam proses pembentukan di DPRD Muaraenim.

(Baca: Pemkab Muaraenim Ajukan 4 Raperda )

Menurut salah satu perwakilan warga Desa Muara Niru, Hasan Sudi (48), bahwa alasan pihaknya melakukan penolakan ini dikarenakan berberapa hal, diantaranya jarak tempuh ke Desa Dangku, calon ibukota Kecamatan Empat Petulai Dangku yang sangat jauh dari Desa Muara Niru.

“Jika Desa Muara Niru dimasukan ke dalam kecamatan baru tersebut, tentu ini akan menambah biaya yang harus dikeluarkan oleh masyarakat. Untuk ke ibukota kecamatan baru biayanya jauh lebih besar dibandingkan dengan sekarang. Di sisi lain alat transportasi yang digunakan masyarakat masih minim, kemudian keadaan alam yang tidak menentu dan sering terjadi banjir,” jelas Hasan, Kamis (20/10).

“Untuk itu kami warga Desa Muara Niru akan tetap bertahan di Kecamatan Rambang Dangku karena jarak tempuhnya lebih dekat, biaya pengeluaran lebih murah, transportasi sangat terjangkau, dan yang lebih penting sangat mudah di jangkau,” jelasnya.

Hasan mengatakan jika keinginan warga Desa Muara Niru tak dapat dipenuhi, warga akan tetap melakukan unjuk rasa.

“Secara administratif kami akan tetap berada di wilayah Kecamatan Rambang Dangku, Kabupaten Muaraenim,” pungkasnya. (EDW)