PALEMBANG,HS – Warga Jalan Kapten Abdullah Lorong Sidokaton, Kelurahan Plaju Ulu, Kecamatan Plaju, Palembang, kaget bukan kepalang.

Sebab, seekor ular piton sepanjang 8 meter ditemukan di bawah lantai kamar tidur salah seorang rumah warga bernama Dedi Restu, Jum’at (17/2).

Selain ular piton 8 meter tersebut, seekor ular piton juga ditemukan ditempat yang sama.

Menurut Dedi, sesaat sebelumnya menemukan ular piton tersebut, ia tak sengaja mengijak lantai cor kamarnya yang memang sudah sedikit retak lantaran ambles.

Ketika itu, rupanya terdengar suara mendesis dari ular piton tersebut. Bahkan saat itu, lantai kamar pun bergerak dan kembali diiringi suara mendesis.

Curiga dengan hal itu, dirinya pun langsung berinisiatif untuk membongkar lantai kamar dibantu kerabatnya.

“Sempat saya lihat dengan menggunakan senter dari celah-celah lantai. Ternyata memang ada ular besar bercorak batik itu,” kata Dedi ditemui di lokasi.

Dedi mengatakan, sedikitnya butuh waktu tiga jam untuk menangkap ular tersebut, sebelum akhirnya berhasil ditangkap.

“Ularnya agresif. Sempat menyerang dengan membelit dan menggigit tangan saya. Ular itu dapat ditangkap setelah kerabat saya mencekik bagian kepala ular itu,” terangnya.

Selain itu, sambung Dedi, dirinya juga menemukan ular kecil sepanjang 50cm ditempat yang sama.

“Ada anak ular itu juga ditemukan. Sekarang sudah dikurung dikandang. Rencananya akan dijual,” tuturnya.

Dikatakan Dedi, kejadian masuknya ular ke dalam rumah warga itu bukanlah hal yang baru. Menurutnya, beberapa warga juga pernah mengalami kejadian yang sama.

“Kalau saya sendiri pernah kejatuhan anak ular dari atas plafon kamar saya. Sudah banyak ular yang kami tangkap. Anaknya saja hampir 11 ekor,” jelasnya.

Dia menambahkan, warga memang kerap menemukan ular di pemukiman tersebut. Sebab, pemukiman itu memang masih banyak terdapat rawa-rawa.

“Kalau lagi musimnya bertelur dan menetas, anak-anak ular itu banyak yang berkeliaran di halaman rumah,” ujarnya.

Kendati begitu, sampai saat ini belum pernah ada warga yang jadi korban ular piton yang ada di kawasan tersebut.

“Hanya ayam dan bebek kadang hilang. Mungkin di makan ular itu. Cukup resah dan khawatir juga,” pungkasnya. (Rey)