HL2_Warga keluhkan pipa bocor

MUARAENIM, HS – Pipa minyak milik Pertamina mengalami kebocoran, akibatnya tumpahan minyak mentah mencemari kawasan perumahan warga di Jalan Tran Sosial, tepatnya di Jalan Andalas Tiga Perumahan Renang, dekat Pemakaman Umum Umat Buddha, Kelurahan Pasar 1 Muaraenim, Kecamatan Kota Muaraenim, Kabupaten Muaraenim.

Bocornya pipa milik Pertamina tersebut, pertama kali diketahui oleh warga setempat karena menghirup adanya bau minyak yang menyengat serta genangan air di drainase yang bercampur minyak, Kamis (18/08/2016) lalu. Kebocoran minyak tersebut, telah dilaporkan warga kepada pihak Pertamina.

“Sampai sekarang, sudah sekitar empat hari ini belum ada perbaikan yang dilakukan oleh pihak Pertamina terkait bocornya pipa milik mereka. Padahal telah kita laporkan,” tutur Imron (38), salah seorang warga setempat, Senin (22/08/2016).

Dirinya selaku warga berharap, pihak Pertamina segera melakukan tindakan dan perbaikan seperti melakukan penyemprotan terhadap minyak mentah yang tergenang di drainase serta memperbaiki pipa yang bocor.

”Kita minta Pertamina segera melakukan perbaikan atas kebocoran tersebut,” ucapnya dengan nada kesal.

Senada dituturkan warga lainnya, Ari (43) mengatakan, pihak Pertamina harus secepat mungkin untuk memperbaiki maupun menghilangkan aliran minyak mentah yang sudah menggenangi drainase agar tidak merugikan warga setempat.

“Sebelum berdampak negatif bagi warga, kita berharap pihak Pertamina segera melakukan perbaikan atas kebocoran pipa tersebut,” harapnya.
Sementara itu, Humas Pertamina, Hafiz didampingi Pengawas Lapangan, Ison mengatakan penyebab kebocoran pipa ini karena pipa yang telah tua sehingga mengalami korosi. Adapun pipa yang mengalami kebocoran diantaranya aliran dari Sengkuang menuju Stasiun Booster 1. Pihaknya akan segera mengganti pipa baru.

“Kebocoran pipa tersebut telah kami ketahui sejak dua hari yang lalu dan kami langsung mengambil tindakan untuk mengganti pipa. Sebelumnya kami telah berkoordinasi dengan ketua RT setempat dan juga Lurah Pasar 1 Muaraenim,” ucapnya. (Edward)