IMG_20160726_190209-620x330

BANYUASIN – Anggota Polres Banyuasin dari Satuan lalulintas bentrok dengan sejumlah oknum anggota TNI yang diduga dari kesatuan Yonzikon 12 Langkan. Aksi bentrok aparat ini terjadi, Selasa (26/7/2016) sekitar pukul 16.00 di ruas Jl Merdeka Pasar Pangkalan Balai Kabupaten Banyuasin.

Sejumlah ibu-ibu terang Sarip warga Pangkalan balai yang ada di lokasi, ikut melerai dan menenangkan oknum TNI yang bawak parang. ” anggota TNI sangat emosi dan bawa parang, oknum polisi nampak mau cabut pistol, ketegangan ini agak reda setelah banyak warga bahkan ada ibu-ibu yang nampak menenangkan onggota TNI yang bawa parang dan terlihat sangat emosi,”katanya.

Aksi tidak terpuji yang dilakukan aparat negara beda kesatuan ini menjadi tontonan masyarakat sehingga mengakibatkan ruas jalan lintas Palembang-Jambi menjadi macet panjang. “Seru pak,polisi bentrok dengan anggota TNI,”kata Madi warga Pangkalan Balai yang melihat pertikaian itu.

Dijelaskan madi, kejadian tersebut terjadi secara tiba-tiba dan belum diketahui penyebabkan sehingga bisa terjadi bentrok para oknum aparat Polisi dan TNI tersebut. “Ngak tau penyebabnya apa, tiba-tiba ada oknum anggota TNI pukul anggota Polisi bahkan bawa parang segala,”katanya.

Informasi yang dihimpun dari berbagai sumber menyebutkan aksi bentrok oknum anggota Satlantas dengan anggota TNI Yonzikon 12 Langkan itu bermula dari anggota Satlantas Polres Banyuasin menghentikan dan menilang seorang pengendara sepeda motor yang melanggar lalulintas karena tidak pakai helm,pengendara ini diduga oknum TNI.

Tidak terima di tilang oknum yang diduga TNI ini datang kembali dengan membawa parang bersama enam anggota TNI lainnya yang diduga dari satuan Yonzikon karena diantara oknum TNI memakai baju kaos bertulis Yonzikon. Anggota Polantas ini menjadi bulan-bulan dari para anggota TNI ini, bahkan pakai dinas oknum polisi ini kotor karena bekas tendangan para oknum TNI tersebut.

Satu oknum TNI yang membawa parang nampak emosi dan berapa kali mengayun parangnya ke arah oknum anggota Polisi yang juga memengang senpi jenis pistol. Kondisi sedikit redah setelah di lerai warga dan ada anggota Satlantas lainnya yang berusaha menenangkan anggota TNI yang emosi tersebut. Hingga berita ini di turunkan Kapolres Banyuasin AKBP Prasetyo R Purboyo belum berhasil di mintai keterangan,begitu juga pihak Yonzikon 12 sejauh ini masih diupayakan untuk di konfirmasi.(ardi)