kim-708896Pyongyang,HS – Korea Utara mengklaim sukses melakukan uji coba senjata nuklir kelimanya hari ini, 9 September 2016. Korea Selatan menyebut uji coba senjata nuklir Korea Utara itu menimbulkan ledakan terkuat yang pernah terjadi.

Hal itu dideteksi oleh badan meteorologi Korea Selatan berdasarkan kuatnya getaran gempa yang mencapai 5,3 pada Jumat pagi, 9 September.

Selain Korea Selatan, Badan Survei Geologi Amerika Serikat dan Badan Meteorologi Jepang juga mendeteksi gempa di dekat lokasi uji coba nuklir yang biasa digunakan Korea Utara.

Menurut Badan Survei Geologi Korea Selatan, ledakan itu terdeteksi pada pukul 09.30 waktu setempat yang berpusat di permukaan. Pusat gempa berada 18 kilometer timur laut dari Sungjibaegam. Pada Januari lalu, Korea Utara melakukan uji coba nuklir keempat di lokasi yang sama.

“Ini benar-benar uji coba nuklir,” kata Jeffrey Lewis, Direktur Program Non-proliferasi Asia Timur di Pusat Studi Nonproliferasi James Martin di Monterey, California, Amerika Serikat, seperti dikutip dari Washington Post. Lewis memperkirakan berat senjata nuklir yang diuji coba berkisar 10-20 kiloton. Bandingkan dengan berat senjata nuklir yang diuji coba Korea Utara pada Januari lalu, yakni sekitar 6 kiloton.

Korea Utara telah melanggar resolusi Dewan Keamanan Persatuan Bangsa-Bangsa yang melarang semua anggota PBB melakukan uji coba senjata nuklir dan peluncuran rudal. Korea Utara telah dijatuhi sanksi yang diklaim terberat oleh Dewan Keamanan PBB pada Maret lalu.(SNI)