PALEMBANG,HS – Direktur Sumber Daya Energi, Mineral dan Pertambangan Kemeterian PPN/Bappenas, Dr Ir Yahya Rachmana Hidayat MSc dalam paparannya mengatakan, Ibu kota merupakan simbol identitas bangsa.

“Indonesia memerlukan ibu kota yang merepresentasikan identitas dan persatuan bangsa dalam kerangka nation and state building, dan merefleksikan kebhinekaan Indonesia,” katanya Selasa (14/11/2019).

Selain itu, ibu kota negara baru diwujudkan sebagai ibukota yang smart, green, beautiful dan sustainable. Langkah yang dilakukan untuk mewujudkan keempat elemen tersebut diantaranya melalui penerapan konsep Forest City, sehingga ruang terbuka hijau (RTH) minimal 50 persen dari total luas area yang meliputi Recreation Park, Green Spaces Zoo, Botanical Garden, Sport Complex, yang terintegrasi dengan bentang alam yang ada seperti kawasan berbukit dan daerah aliran sungai (DAS) dan struktur topografi.

“Lalu pemanfaatan energi terbarukan dan rendah karbon (solar energy, Gas) untuk power and Gas Supply, Efficient Power Grid, Street and Building Lighting. Untuk efisiensi dan konservasi energi diperlukan Green Building Design melalui penerapan Circular Water Management System, Efficient Lighting System dan District Cooling System,”paparnya.

Selain itu, ibukota negara yang baru diwujudkan dengan kota yang berorientasi pada Public Transportation, sepeda dan pedestrian yang terintegrasi. penggunaan smart technology dan aplikasi berorientasi manusia, penerapan konsep intellegent city dan digital hub yang mandiri dan aman serta penerapan integrated information system dan intelligent transport system, penggunaan Smart Water Management System, penerapan Smart Waste Management.

“Ibukota juga diwujudkan menjadi ibukota yang moderen dan berstandar internasional dengan fasilitas International University, Research, dan High-Tech Industries menjadi salah satu magnet pertumbuhan dan unggul secara global dan sebagai pembangkit perekonomian local. Lalu Smart Hospital berskala Internasional yang mengoptimalisasikan ICT berbasis Internet of Things (IoT). Juga didukung dengan Tata kelola pemerintah yang efisien dan efektif meliputi Smart Governance dan Reformasi Kepemerintahan,” tutupnya.