182 pelaku usaha ikut bimtek penanaman modal

9 bulan ago
82

ABDYA,HALUAN SUMATERA.COM- Bimtek penanaman modal yang digelar oleh Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu, Tenaga Kerja dan Transmigrasi  (DPMPTSPNAKERTRANS) Kabupaten Aceh Barat Daya resmi di buka pada Senin (16/08/2021) di Aula SMP Negeri Tunas Nusa di Komplek Sekolah Padang Meurante Ujung Padang – Susoh.

Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Barat Daya yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Perekonomin, Pembangunan dan Pertanian Bapak Ir. Muslim, M.Si membuka acara Bimbingan Teknis tentang Fasilitasi Penanaman modal serta sosialisasi kemudahan berusaha secara legal dalam rangka peningkatan investasi.

Ir. Muslim, M.Si  dalam arahannya menyampaikan bahwa untuk  menguatkan sektor usaha, pemerintah perlu mendorong kemudahan proses perizinan dalam investasi dan usaha sesuai dengan yang telah diamanatkan dalam UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja,  izin usaha yang sulit akan melemahkan semangat masyarakat untuk berusaha. Karena dengan banyaknya investasi akan terjadi Multiplier Effect  dan mendorong  bertambahnya lapangan kerja.

Melalui  momentum ini, Bapak Staf Ahli mengajak kepada pengusaha untuk tertib administrasi.

“Marilah mulai saat ini kita berusaha untuk tertib administrasi menyusun dan mengirimkan laporan kegiatan penanaman modal secara online, dan menghimbau para pelaku usaha yang ada di Kabupaten Aceh Barat Daya untuk segera mengurus legalitas usaha melalui perizinan berusaha yang dapat dilakukan secara mandiri melalui aplikasi OSS-RBA. Dimana proses perizinan sudah semakin mudah, cepat, tepat, efisien dan transparan. Pengurusan izin tidak dipersulit tapi harus dilakukan sesuai dengan prosedur. Dengan adanya izin usaha menjadi aspek legalitas serta melaksanakan apa yang sudah menjadi kewajiban kita sesuai dengan apa yang telah diatur oleh Undang-Undang.” Ujarnya.

Kepala DPMPTSPNAKERTRANS  Kabupaten Aceh Barat Daya Rahmad Sumedi dalam laporannya menyebutkan, tujuan dari kegiatan tersebut adalah untuk meningkatkan kompetensi bagi para pelaku usaha dalam urusan penanaman modal termasuk OSS-RBA dengan harapan para pelaku usaha dapat melaksanakan serta mengurus ijinnya melalui lembaga OSS-RBA secara mandiri, karena sesuai Pasal 11 PP Nomor 6 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perijinan Berusaha di Daearah Pasal 11 ayat (1)  disebutkan bahwa Pelayanan Sistem OSS pada Perizinan Berusaha di daerah dilakukan secara mandiri oleh Pelaku Usaha dan ayat (2) Pelayanan secara mandiri sebagaimana dimaksudpada ayat (1) dilakukan dengan perangkat/fasilitas sendiri atau yang disediakan oleh DPMPTSP.

 “Sasaran dari kegiatan tersebut yaitu untuk  meningkatkan realisasi investasi modal dan  jumlah pelaku usaha yang memiliki perizinan sehingga dalam melakukan usaha mereka mempunyai legalitas yang sah,”

Kegiatan Bimtek tersebut  di laksanakan selama 7 hari, yang dibagi dalam 4 (empat) Bimtek yaitu Bimtek OSS-RBA, Bimtek LKPM online, Bimtek Penanaman Modal dan Bimtek Kemitraan Usaha. Jumlah peserta yang ikut sebanyak 182  orang yang terdiri dari para pelaku usaha dari unsur Pelaku Usaha Kategori Besar, Pelaku usaha kategori Menengah dan UKM yang sudah melakukan program kemitraan usaha. Narasumber berasal  dari pejabat Dinas Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Propinsi Aceh, Tenaga Helpdesk BKPM Pusat untuk Aceh dan  Akademisi dari Universitas Teuku Umar Meulaboh. (NITA)