PALEMBANG,HS – Presidium Koalisi Masyarakat Peduli Dunia Kesehatan Republik Indonesia (KOMPAS RI) audiensi dengan Walikota Palembang Harnojoyo yang didamping Kabag Umum, Plt Kadinkes serta Kaban Kebangpol, Selasa (11/08/2020).

Febri Zulian selaku koordinator Presidium KOMPAS RI menyampaikan bahwa kedatangannya untuk menyampaikan konsep dan gagasan kepada pemerintah.

Salah satunya adalah program edukasi dan sosialisasi yang kami beri nama “Antisipasi ISPA yang di sebabkan oleh duet maut antara covid-19 & Karhutla” serta bagaimana protokol kesehatan di jadikan budaya yang patut di terapkan dalam kehidupan sehari-hari sesuai dengan cita-cita kita bersama membangun palembang emas melalui pola budaya hidup sehat.

Senada dengan yang disampaikan oleh Walikota Palembang berkenaan hal tersebut menurut Febri,Walikota menyampaikan kepada kami bahwa sesungguhnya mau ada atau tidak adanya covid-19 ini sudah sewajarnya pola hidup sehat dan menerapkan protokol kesehatan itu sangatlah penting contohnya sering mencuci tangan, jaga jarak aman dan memakai masker.

Lanjut, Febri menyampaikan salah satu program kami dari KOMPAS RI adalah salah satunya bagaimana kita memanfaatkan SDM yang sudah ada menjadi maksimal mengingat pemda juga hari ini mengalami keterbatasan anggaran, bahkan mungkin hampir defisit sehinga perlu ada trobosan dan gagasan baru dalam pemecahan permasalahanya,

Kami juga akan membangun infrastruktur SDM yang berkemungkinan nanti akan melibatkan Bujang Gadis Palembang, Karang Taruna, Toko Agama dan Toko Masyarakat yang ada untuk mendukung program ini,

“insya allah dalam waktu dekat kita akan launching programnya, sementara ini kami akan memaparkan program terkait kepada dinas-dinas terlebih dahulu,” ujarnya,

Intinya adalah ini merupakan program edukasi dan sosialisasi yang menjunjung tinggi nilai gotong royong dengan pola pendekatan sosial dan budaya.

“Semoga kedepan bisa terlaksana dengan baik, masyarakat dapat teredukasi dengan bijak, dan pemerintah juga tidak begitu terbebani mengenai anggaran. Kita akan buat ini menjadi sesederhana mungkin agar bisa membantu,” tutupnya