LAHAT,HALUANSUMATERA.COM-Musrenbang RKPD tingkat Kecamatan Dapil III tahun anggaran 2022,Senin(25/01) yang bertempat di Kantor Camat Mulak Sebingkai Kabupaten Lahat.Dalam Musrenbang ini meliputi Kecamatan Mulak Sebingkai, Mulak Ulu, Lahat Selatan, Pagar Gunung, Kota Agung, Tanjung Tebat, Gumay Ulu, dan Pulau Pinang.

Hadir dalam acara ini Bupati Lahat Cik Ujang,SH,seluruh anggota DPRD Lahat Dapil III, Sekda Lahat, Deswan Irsyat Mpdi, Kepala OPD, Kades, BPD, dan tokoh masyarakat delapan kecamatan di Dapil III.

Camat Mulak Sebingkai Drs. Erlambang,MM dalam laporanya menyampaikan bahwa pada Musrenbang ini merupakan kegiatan prioritas pembangunan yang diperoleh dari desa dan menyepakati antar lintas instansi.Dan juga membahas dan menyepakati prioritas pembangunan bagi wilayah yang belum tercakup dalam kelompok prioritas.

Hal tersebut telah dibahas pada Musrenbang dari beberapa desa dimasing-masing Dapil lll sehingga tersusun dokumen untuk diajukan kepada Bappeda Kabupaten Lahat.

Sementara itu Kepala Bappeda Lahat, Feriyansyah Eka Putra, ST.MM dalam sambutanya mengatakan telah digelontorkan dana mencapai 13 M untuk pembangunan jalan dari sepanjang 28 KM akses jalan dari simpang Pagar Gunung hingga Mulak Sebingkai, melalui Desa Danau Belidang,dimana sebelumnya jalan berupa tanah dan ditempuh dengan susah payah apabila saat naik tanjakan.

Bupati Lahat, Cik Ujang SH dalam arahanya mengatakan bahwa musrenbang ini merupakan wadah untuk koordinasi dalam pelaksanaan pembangunan daerah. Musrenbang juga wadah untuk menampung aspirasi masyarakat sesuai kondisi terkini.

Dalam proses perencanaan pembangunan Musrenbang sangat penting dan melalui musrenbang ini diharapkan segala kebutuhan masyarakat bisa terakomodir dan terlaksana baik.Di sampaikanya 60 persen masyarakat di Dapil III merupakan petani oleh karena itu Infrastruktur sektor pertanian, jadi usulan terbanyak di Dapil III, apalagi usulan pembangunan irigasi.

“Saya berharap kepada perangkat daerah, kerja cerdas, kerja semangat. Bisa mengakomodir apapun yang jadi kepentingan masyarakat Lahat.ujarnya

Selain itu, Cik Ujang mengingatkan masyarakat tidak melakukan penyentruman dan meracun ikan disungai. Jika ketahuan Kades diminta untuk menyerahkannya ke pihak kepolisian, dan denda Rp 3 juta.Dan untuk orgen tunggal malam hari masyarakat jangan menjual miras karena hal itu dilarang.

“Saya ingatkan jangan menjual miras sudah banyak yang mati oleh miras dan jangan nube atau nyentrum ikan disungai, biar anak cucu kedepan tetap bisa mancing ikan di sungai.”tutupnya