ABDYA,HALUANSUMATERA.COM- Pemuda millenial banyak yang tidak paham lagi hal-hal yang sekarang dikerjakan oleh anak muda. Hal yang menakutkan adalah ketika kematianpun akan menjadi bisnis yang menggiurkan di masa depan. Maka dari itu, salah satu cara yang ditempuh adalah mengadakan pelatihan Tajhid mayid bagi pemuda.

“Kegiatan ini harus diikuti oleh semua pemuda karena salah satu menambah ilmu pengetahuan tentang agama ,semoga ke depan semakin banyak kegiatan bertema agama dan pemuda/i kita banyak yang ikut serta dalam kegiatan. Hal ini sangat penting dalam kehidupan apalagi hidup di akhir zaman begini” Ujar Akbar, ketua pemuda Desa Tangah.

Azimah, yang biasanya memandikan jenazah merasa sangat senang dengan kegiatan ini karena sangat jarang pemuda mau berpartisipasi dalam kegiatan farzu kifayah.

“Jika ada kematian silahkan datang, langsung jadi peserta penyelenggara farzu kifayah. Orangtua akan senang jika ada anak muda yang ikut serta apalagi jika yang meninggal adalah keluarga kita” Ujar Azimah

Kegiatan ini diikuti oleh 13 orang pemudi. Kegiatan yang berlangsung di Musalla Al-Ikhlas Desa Tangah (Sabtu, 19/6/21) berlangsung antusias dengan pertayaan dan diskusi. (Nita)