Dipukul Dengan Tabung Gas Istri dan Anak Balita Meninggal

2 tahun ago
174

PALEMBANG,HS – Warga Desa Tajamulya, Philips IV, Kecamatan Betung, Kabupaten Banyuasin, Sumatra Selatan (Sumsel), digegerkan penemuan mayat perempuan YK (30) dan anaknya RB (3), korban pembunuhan yang dilakukan oleh RA (34), tak lain ayah kandung dan suami korban.

RA membunuh istri dan anaknya menggunakan tabung gas elpiji 3 kilogram. Di duga pelaku deprasi setelah di PHK dari pekerjaan. Kejadian tersebut diketahui saat tersangka RA minta bantuan tetangga agar diantarkan ke bidan berobat. Kondisi mulut berdarah dan leher terikat tali, Senin (27/7/2020).

Menurut Kasatreskrim Polres Banyuasin, AKP Ginanjar , pelaku memukul kedua korban menggunakan tabung gas di bagian kepala hingga tewas. Lalu, dia tiga kali setelah itu pelaku melakukan percobaan bunuh diri namun gagal
Kejadian tersebut , lanjut Ginanjar, terjadi dini hari tadi sekitar pukul 01.00 WIB di Desa Tajamulya, Banyuasin. Setelah tiba dari bidan, Rendi mengaku ingin bunuh diri.

“Dia bilang sama tetangganya sedang ada masalah keluarga, ingin bunuh diri. Setelah dari bidan itu dia pulang ambil mobil, terus pergi lagi,” kata Ginanjar.

Merasa curiga, tetangganya, Andra, masuk ke rumah yang tidak terkunci. Andra kaget melihat istri Rendi, Yuti Kontesa (30), dan putranya, Rajata Baikal (3), tewas.

“Istri dan anak tersangka meninggal akibat dipukul tabung gas 3 kg di kepala. Kalau untuk tersangka kami amankan pagi tadi di Musi Banyuasin,” imbuh Ginanjar.

Ketika diamankan, Rendi berada di dalam mobil minibus BG-1191-JF miliknya. Namun kondisinya lemas dan mulut mengeluarkan busa.

“Tersangka saat ini kondisinya kritis akibat meminum racun serangga. Untuk motifnya depresi karena tersangka di-PHK dari tempat kerja, juga akibat narkoba,” katanya.