PALEMBANG,HS- Menyikapi suasana panas dan tegang prihal disahkannya UU Omnibuslaw oleh DPR RI para pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) GENCAR Indonesia beserta jajarannya melakukan Silaturahmi dan diskusi santai bersama Kapolda Sumsel Irjen Pol. Prof. Dr. Eko Indra Heri dan beberapa Pamen di Mapolda Sumsel,Kamis (15/10/2020).

Dalam silaturahmi dan diskusi ini DPP GENCAR Indonesia meminta pihak Kepolisian agar mengawal gerakan Demokrasi menyampaikan aspirasi tuntutan Kaum Buruh dan Mahasiswa dengan profesional dan humanis.

Ketua DPP GENCAR Indonesia Charma Afrianto,SE mengucapkan terima kasih yang dalam atas kerjasama dan sinergitas selama ini yang terjalin dengan baik bersama kepolisian dalam gerak giat peduli sosial bersama masyarakat.

Disamping itu Charma menyatakan hendaknya hak Demokrasi yang dijalankan harus pada koridor yang baik dan tepat. Mari kritisi semua kebijakan pemerintah dan produk Undang Undang yang tidak pro rakyat. Tetapi janganlah lupa untuk menjaga kesucian Marwah demokrasi itu sendiri dengan tidak melakukan aksi yang anarkus.

” Mari tegakkan demokrasi yang tidak anarkis, mari wujudkan demokrasi yang kondusif, kita jaga Sumsel damai dan tanpa anarkis ” ujarnya.

Dalam silaturahmi tersebut selain ketua DPW GENCAR Charma Afrianto, SE hadir juga Sekretaris Umum Umar Yuli Abas, Ketua Bidang Dakwah Ustaz Idasriel Ketua Bidang Olahraga Sukaeri Ketua bidang OKK Febri Zulian Ketua Bidang Hukum diwakili Pandawa SH wakil Bndahara Ahmad Fuadi Irawan, wakil ketua bidang Peranan wanita Fini arya,,Ketua Bidang Ketenagakerjaan Deki Lubay,serta salah satu penasehat DPP Gencar H Hermansyah Ishak

Sementara itu Kapolda Sumsel Irjen Pol. Prof. Dr. Eko Indra Heri Dalam sambutannya mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh Pengurus DPP GENCAR yang notabene menurutnya kumpulan para Aktivis pergerakan, tokoh pemuda, tokoh agama dan Tokoh2 masyarakat yag berpengaruh di Sumatera Selatan ini.

” Semoga silaturahmi dan sinergitas ini berlanjut melalui kerjasama giat giat positiv yang bermanfaat bagi rakyat Sumsel ” ujar Kapolda Sumsel