PALEBANG,HALUANSUMATERA.COM – PT. Exspan Petrogas Intranusa (EPI) mengadakan lelang beli Scrap melalui kantor pusatnya di Jakarta dengan pemenang lelang Irawan Wijaya beralamat kampung Keroncong Jatiwulung DKI Jakarta,

Irawan Wijaya selaku pembeli dari PT EPI, membuat laporan ke SPKT Polda Sumsel atas dugaan penipuan dan penggelapan. yang dilakukan oleh PT.EPI

Ia mengatakan, laporan ini terkait pembelian besi scrap dengan PT EPI, membeli sekitar 400 ton baru diambil 190 ton, namun sisanya belum dikirim.

“ kejadian ini sudah enam bulan, berdasarkan transaksi melalui hasil lelang di pusat yang disaksikan para pihak saat itu yaitu barang berupa besi scrap tersebut, dan saya pemenang lelangnya.,”ungkap Irawan saat di wawancarai di SPKT Polda Sumsel, Selasa Sore (1/12/2020)

” Dia berharapannya agar masalah segera selesai dan bisa mengembalikan uang dan barangnya,” lanjutnya..

Sementara itu Adi Gunawan Syah dan Mardiana selaku Pengacara, Irawan Wijaya menambahkan, Ada kejadian penipuan dan penggelapan yang laporannya sudah diterima SPKT Polda Sumsel. Sudah disampaikan dan diterima tinggal diperiksa di serse.

Mereka menambahkan,” disini ada dua pasal yaitu pasal 372 dan pasal 378 yaitu penggelapan dan penipuan. Dimana Irawan Wijaya memberikan uang tetapi barangnya tidak diterima,” paparnya.

Adanya indikasi di dalam suatu perusahaan itu ketidak trnsparansi sebuah informasi. Sehingga kliennya kami di buat seperti bola dari Jakarta ke kantor cabang di Palembang khususnya Prabumulih.

” Kami akan melakukan upaya hukum agar hak- hak klien kami terpenuhi. Paling tidak kerugian klien kami di kembalikan. Kita tidak menghalangi proses hukum. Tetapi kita menginginkn PT.EPI memberikan etikat baik dan mengembalikan kerugian berupa uang atau kekurangan barang. Terlepas dari itu kita serahkan ke proses hukum,” pungkasnya (Och)