PALEMBANG,HS – Gubernur Sumsel H Herman Deru melaksanakan sholat Idul Adha 1441 H di mushola rumah dinas Griya Agung, Palembang, Jum’at (31/7).

Sholat Idul Adha yang dipimpin imam Drs H Muhammad Ali M.Pd. i itu turut diikuti juga oleh Ketua TP PKK Provinsi Sumsel Hj Febrita Lustia Herman Deru beserta para pejabat di lingkungan Pemprov Sumsel.

Meski dilakukan secara sederhana dan terbatas dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, namun tetap kegiatan shalat ied berlangsung khusyuk.

“Kita sengaja melakukan shalat Idul Adha disini untuk menghindari kerumunan dan agar protokol kesehatan tetap berjalan. Namun saat ini, saya tetap ditemani oleh beberapa pejabat Pemprov. Meski harus dengan tatanan berbeda dan terbatas, kita harus bersyukur. Kita harus memaknai ini sebagai ujian,” kata HD.

Kendati sederhana, lanjutnya, hal itu tidak mengurangi makna dari Idul Adha itu sendiri. Dimana menurutnya, semangat untuk berbagi dengan di hari raya kurban tersebut tetap tumbuh meski dengan tatanan berbeda karena pandemi covid-19 ini.

“Jika digambarkan secara harfiah, maka artinya semangat kurban itu adalah seseorang menyerahkan hewan kurbannya kepada masjid atau ulama untuk dipotong dan dagingnya dibagikan. Tapi yang paling esensial, kita ikhlas berkorban sesuatu baik pikiran, tenaga apalagi harta benda yang memang merupakan titipan dari Allah SWT,” terangnya.

Disisi lain, di Idul Adha kali ini, HD sendiri tidak menggelar open house. Kendati begitu, dirinya tetap menerima jika nantinya ada yamg ingin bersilahturahmi.

Sedangkan untuk masyarakat, sebagai kepala daerah dirinya juga tidak melarang warganya untuk saling bersilahturahmi dengan sanak keluarga. Hany saja yang harus ditekankan adalah disiplin protokol kesehatan harus tetap dijalankan.

“Sebagai kepala daerah, saya tidak mau membatasi ibadah masyarakat. Tapi ingat, jaga diri, jaga juga orang lain dengan tetap menerapkan protokol kesehatan,” tegasnya.

Selain itu, dia juga mengucapkan selamat Idul Adha kepada masyarakat yang melaksanakannya.

“Kami sekeluarga juga mengucapkan Minal Aidin Walfaidzin kepada segenap masyarakat. Pandemi ini jangan dijadikan halangan untuk saling bersilahturahmi dan bermaaf-maafan. Sekali lagi harus ingat tatap patuhi protokol kesehatan,” pungkasnya.