Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang, Ahmad Zulinto, S,Pd,MM

PALEMBANG,HS-Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Palembang Ahmad Zulinto,S.Pd, MM mempertegas bahwa libur diperpanjang pada tanggal 13 Juli 2020 sampai awal tahun pelajaran baru.Sesuai dengan adanya surat edaran nomor : 0965/SE/DISDIK/2020 tentang kegiatan penyelenggaraan belajar dari rumah dalam jaringan ( daring) masa darurat corona virus disease (covid-19)

Sehubungan belum menurunnya jumlah kasus penyebaran covid-19 di Kota Palembang dan mencermati bahwa pemenuhan hak atas pendidikan anak harus tetap dipenuhi untuk mendapatkan layanan pendidikan selama masa darurat covid-19.

Zulinto mengatakan,ada perubahan kegiatan pembelajaran peserta didik yaitu,pada satuan pendidikan yang direncanakan pada tanggal 15 Juni 2020 diperpanjang sampai dengan 13 Juli 2020 awal tahun ajaran baru 2020/2021.

“Pengalihan pembelajaran dari rumah dapat memanfaatkan media pembelajaran dalam jaringan (daring) seperti rumah belajar Pusat Data dan Informasi Kementerian Pertahanan (Pusdatin)
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan(Kemendikbud),TV edukasi Kemendikbud, program belajar dari rumah melalui TVRI,video pembelajaran Kemendikbud dan lain – lain.

“Kegiatan pembelajaran sesuai dengan kalender pendidikan berakhir pada saat pembagian raport pada tanggal 26 Juni 2020.Libur akhir tahun pelajaran pada tanggal 29 Juni 2920 sampai dengan 11 Juli 2020,”jelasnya

Zulinto menambahkan,bagi tenaga pendidik dan kependidikan selama peserta didik melaksanakan kegiatan pembelajaran dari rumah tenaga pendidik dan kependidikan tetap hadir di sekolah dan mempedomani Standar Operasional Prosedur (SOP)Protokol kesehatan Covid-19.

“Kehadiran tenaga pendidik dan kependidikan diatur berdasarkan piket atau bergantian,pada saat kegiatan libur akhir tahun pelajaran maka tenaga pendidik tidak melakukan kegiatan pembelajaran atau memberikan tugas – tugas baik melalui daring atau luring kepada peserta didik.Satuan pendidikan terus untuk melakukan pemenuhan standar Protokol kesehatan jika pada saatnya nanti masa normal baru akan dilakukan dan satuan pendidikan melalui kepala sekolah, tenaga pendidik dan kependidikan terus melaksanakan sosialisasi, edukasi dan simulasi jika nanti normal baru diberlakukan,”pungkasnya (HSN)