PALEMBANG,HS – Viralnya Video Evita Sari yang menyebut nama istri mantan Wakapolda tahun 2012 Zulkarnain membuat banyak komentar miring terhadap tindakan yang dilakukan olen istri mantan Wakapolda tersebut. Akibatnya Evita melaporkan pemilik akun yang menguploud video tersebut Ke Polresta Kota Palembang.Kamis (14/8/2020).

Menurut Evita Sari peloporan dilakukan kerena video tersebut dibuatnya sekitar 7 bulan yang lalu dan itupun permasalahanya sudah selesai namun diviralkan lagi oleh akun You tube Now Sumsel 3 hari yang lalu

“ Kejadian itu terjadi sekitar bulan Januari 2020 namun 2 hari setelah kejadian masalahnya sudah diselesaikan dan saya sudah bisa berjualan kembali.” Ujar Evita.

Lebih Lanjut Evita Sari Menjelaskan , video tersebut tidak ada kaitannya dengan Wakapolda Sumsel saat ini yakni Irjen Pol Rudi Setiawan. ia meminta maaf kepada Wakapolda Sumsel yang sekarang.

“Saya benar-benar minta maaf kepada Wakapolda dan istrinya karena video tersebut tidak ada kaitanya dengan mereka,” bebernya

Menurutnya, kejadian dalam video itu terjadi 7 bulan yang lalu atau tepatnya 27 Januari 2020.

Evitasari menerangkan awal kejadian, saat itu memang dirinya memang sempat terlibat kesalahpahaman dengan seorang ibu yang mengaku sebagai istri wakapolda Sumsel pada saat itu. Hal itu pun sempat membuatnya tidak bisa berjualan lagi di area Pasar 16 Ilir.

“Saya menjadi bingung karena tidak boleh berjualan lagi, sementara yang lain tetap boleh. Saya sudah berjualan di tempat itu sejak tahun 2012, namun 2 hari setelah kejadian masalahanya sudah diselesaikan” katanya.

Sementara itu Kapolrestabes Palembang, Kombes Anom Setyadji mengatakan, hasil penyelidikan sementara video tersebut diduga memang tidak memuat keadaan fakta sebenarnya, baik itu fakta lapangan maupun fakta hukum.

“Oleh karenannya nanti akan ada langkah-langkah untuk mengkrosek kronologis yang sebenarnya,” kata Anom.

Untuk identitas akun youtube tersebut, lanjut Anom, saat ini masih dalam penyeledikan lebih lanjut.

“Saat kita tanya, ibu itu turut membenarkan kalau ia yang membuat video tersebut, Namun menurutnya permasalahan itu sudah selesai dan ibu itu meminta video itu tidak di share kembali, namun vidio tersebut dishare kembali oleh akun Youtube tersebut, kemudian Evita melapor ke Polrestabes Palembang sebagai korban,” ungkapnya.