PALEMBANG,HS – Koalisi Masyarakat Peduli Dunia Kesehatan Republik Indonesia (KOMPAS-RI) menyikapi terbitnya Perwali No 27 tahun 2020 tentang “ADAPTASI KEBIASAAN BARU “ menuju masyarakat yang produktif dan aman pada situasi Corona Virus Desiase 2019 (Covid-19) di Kota Palembang serta seiring dengan telah di keluarkanya inpres no 6 tahun 2020.

Kordinator Presidium KOMPAS-RI Febri Zulian menegaskan Bahwa Pemerintah Kota Palembang dalam hal ini Dinkas, Pol Pp,Polresta Palembang serta seluruh Stake Holder terkait dapat memaksimalkan perannya dalam melaksanakan Perwali No.27 tahun 2020 .

Febri menambahkan agar Masyarakat juga diikut sertakan dalam pelaksanaan serta bersama-sama mengatasi Pandemi ini

o

“kepada seluruh masyarakat agar kiranya ikut bergotong royong dalam mengatasi pandemi ini karena problem ini tak dapat di selesaikan jika kita tidak bersinergi dengan baik, mari ikuti protokol kesehatan dalam setiap aktivitas kita dimanapun dan kapanpun kita beraktivitas,” tegas Febri

Ia juga mengingatkan pemerintah dan seluruh stake holder agar kiranya dapat menggelar razia rutin di tempat-tempat hiburan malam seperti diskotik, jasa panti pijat, tempat tongkrongan anak muda hingga pasar tradisional.

Menurut Febri klaster ini merupakan tempat-tempat yang sering tidak disiplin dalam melakukan protokol kesehatan sesuai dengan pantauan KOMPAS -RI di lapangan dan berdasarkan sidak bersama beberapa pekan yang lalu bersama unsur gugus tugas, sehingga perlu sering diingatkan kembali bila perlu keluarkan sangsi bagi pelaku usaha dan juga konsumsenya.

“kalau ada pengunjung dan konsumsen yang bandel harap ditegur oleh pihak pengelola atau para pelaku usaha jangan di biarkan, ini perlu kesadaran dan inisiatif bersama agar semuanya menjadi aman dalam situasi pandemi ini dan kita juga bisa lebih produktif beraktivitas.,” Tutur Febri