Foto : ist

PALEMBANG,HS – Kurang dari 24 jam, pelaku pembunuhan, Vanny Yulia Nita (18) yang ditemukan tewas di kamar penginapan nomor 204 di Macan Kumbang Residence, Jalan Macan Kumbang Kecamatan IB I Palembang, berhasil diringkus aparat kepolisian

Pelaku tersebut diketahui berinisial D (17), berdasarkan sumber dari pihak kepolisian, pelaku pembunuhan dibekuk petugas kepolisian saat berada di Provinsi Bengkulu, pada Selasa (7/7/2020) sekitar pukul 23.00 WIB.

Pelaku merupakan teman pria korban yang baru naik kelas 3 SMA, dan satu sekolah dengan perempuan cantik yang ditemukan tewas dengan jeratan tali rapia di lehernya saat berada di dalam kamar penginapan tersebut.

Diduga kuat kasus pembunuhan ini bermotifkan dendam terhadap korban.

Menurut keterangan Dika, salah satu penghuni kamar penginapan nomor 205 yang bersebelahan dengan kamar yang dipesan oleh korban, ketika ditemui pada Rabu (8/7/2020), mengatakan bahwa ia sempat melihat korban bersama teman prianya.

Dika mengatakan bahwa pria tersebut memiliki ciri-ciri berbadan besar dan menggunakan pakaian kaos hitam dan celana jeans.

“Aku lihat pria itu lagi sama korban, pada Minggu (5/7/2020) sekitar pukul 14.00 WIB. Nah, korbannya masuk ke kamar, sementara pria itu di dekat pos satpam, lagi duduk dengan wajah yang gelisah,” ucap Dika.

Bahkan, dihari yang sama juga, ia melihat korban bersama dengan perempuan berbadan gemuk di depan kamar 206 dan menanyakan tempat merokok.

“Saya juga melihat korban sama cewek berbadan gemuk di sore harinya. Cewek gemuk itu menanyakan di mana smoking area. Saya jawab tidak ada, tapi kalau mau merokok di sini saja (balkon-red),” jelasnya.

Terpisah, Dokter Forensik RS Bhayangkara Kompol dr Mansuri SpF mengatakan, Vanny Yulia Nita, warga Talang Jambi, Kecamatan Sukarame Palembang mengalami luka lebam di bagian kepala.

“Kita barusan melakukan pemeriksaan luar terdapat pukulan benda tumpul di bagian kepala,” ujarnya.

Tidak hanya itu, lanjut Mansuri, bekas jeratan tali juga terdapat di bagian wajah korban yang diduga menyebabkan korban meninggal dunia. Mayat tersebut meninggal dunia belum 24 jam.

Disinggung apakah benar korban dirudapaksa sebelum meninggal, Dokter Mansuri tak melihat ada bagian lecet di bagian alat kelamin korban