PALEMBANG,HS – Penyaluran dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari dana desa (DD) bakal diperpanjang tiga bulan lagi. Yakni Juli, Agustus dan September. Hanya saja, dana yang dibagikan bakal berkurang dari sebelumnya Rp600 ribu per penerima menjadi Rp300 ribu per penerima.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Sumsel, Yusnin mengatakan hingga, 28 Mei, sebanyak 2.171 desa di Sumsel atau sekitar 76,09 persen dari total 2.853 desa di Sumsel telah menyalurkan dan BLT kepada warganya. Dana BLT yang telah tersalur sebesar Rp 143,36 miliar kepada sebanyak 224.819 penerima.

“Sejauh ini penyalurannya sudah cukup baik. Hampir seluruh kabupaten/kota penyalurannya sudah diatas 80 persen. Hanya OKU Timur saja yang realisasinya masih sedikit. Masih sekitar 14 desa dari 305 desa,” katanya

Sementara untuk kabupaten/kota yang sudah menyalurkan BLT dana desa 100 persen kepada warganya  baru di dua daerah. Yakni Kabupaten Banyuasin dan Kota Prabumulih. “Baru dua kabupaten/kota yang sudah 100 persen,” ucapnya.

Yusnin mengatakan jangka waktu pemberian BLT diperpanjang tiga bulan ke depan. Dari sebelumnya hanya dibagikan pada periode April-Mei-Juni diperpanjang hingga Juli-Agustus-September. Hal itu sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 50/PMK.07/2020 tentang Perubahan Kedua atas PMK 205/PMK.07/2019 tentang Pengelolaan dana desa. “Cuma untuk tiga bulan terakhir ini besaran dananya hanya Rp300 ribu,” katanya.

Yusnin menyebutkan kebijakan untuk memperpanjang masa pemberian BLT DD melihat perkembangan penyebaran virus Korona di Indonesia, khususnya Sumsel. “Dampak ekonominya sangat terasa hingga ke masyarakat pedesaan. Sehingga dibutuhkan dana stimulus agar perekonomian warga bisa bangkit lagi,” ungkapnya.

Masih kata Yusnin, dana BLT dibagikan dengan dua cara. Yakni diberikan secara tunai atau cash serta transfer bank. Namun, kebanyakan desa di Sumsel menyalurkan dananya melalui pemberian secara tunai. Sebab, masih banyak desa yang belum terjangkau pelayanan perbankan.

“Sebanyak 188.662 penerima menerima dana secara tunai. Sementara 36.157 penerima mendapatkannya melalui transfer,” tuturnya.

Yusnin membeberkan secara total ada sebanyak 269.574 penerima BLT DD di Sumsel dengan total penyalurn dana selama tiga bulan sebesar Rp485,23 miliar. Ada 4 kriteria calon penerima DD diantaranya orang yang masuk DTKS tetapi belum menerima JPS, belum terdata di DTKS atau sebagai warga miskin baru, warga yang kehilangan mata pencaharian dan warga yang memiliki masalah kesehatan menahun atau kronis.

Dijelaskan Yusnin, sejauh ini penyaluran dana desa sudah berjalan dengan baik. Meskipun di lapangan masih ada warga yang melakukan protes karena tidak mendapat penyaluran dana. “Seperti di dua desa di Muara Enim. Tapi sejauh ini hanya dua desa itu saja yang bermasalah. Desa yang lain tidak ada,” bebernya.

Yusnin menegaskan pendataan yang dilakukan oleh aparatur desa dan pemerintah kabupaten/kota sudah dilakukan secara ideal. Kalaupun ada warga yang belum menerima, karena memang secara pendataan warga tersebut belum masuk dalam kriteria yang telah ditetapkan. “Mereka mungkin bisa dimasukkan ke dalam program sosial lainnya,” tutupnya