Seratus Warga Oku Dapat Sertifikat Prona Dari Presiden

5 tahun ago
137

PALEMBANG,HS – Sebanyak 32.500 pembuatan sertifikat tanah tahun 2017 oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN), Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) sudah diselesaikan semua.

Hal itu dikatakan Djohari Darmawan Kasi Konflik Sengketa Pertanahan BPN OKU, saat diwawancarai ruang kerjanya, Jumat (19/1/2018).

“Di tahun 2017 lalu Prona Pendaftaran Tanah Sistematis lengkap ada dua gelombang pertama 4.500 tahap ke dua 28.000 total 32500 untuk Kecamatan Baturaja Timur dan Baturaja Barat. Nah semua itu sudah diselesaikan rencananya simbolisnya akan dibagikan langsung bapak Jokowi 21 Januari mendatang kita bawa perwakilan 100 orang ke Palembang,”ujarnya

Ia juga mengatakan, Sebenaranya semua prona itu sudah lama selesai namun belum dibagikan lantaran adanya informasi pembagian sertifikat tersebut langsung oleh Presiden Jokowi yang diterima pihaknya, Oleh karena itu pembagian prona ditunda, Namun pihaknya menjamin setelah simbolis ini diserahkan maka yang sisanya siap diberikan langsung.

“Jadi kami minta Lurah atau Kades bisa menginformasikan. Pengambilanya nanti cukup RT atau kades tidak usah ke kantor,” pungkasnya

Lebih jauh diungkapkanya, untuk tahun 2018 ini, jatah pembuatan prona khususnya di OKU mengalami penurunan hanya 24.000 sertifikat. Itupun dibagi 8 kecamatan meliputi Lubuk Batang, KPR, Sosoh Buay Rayap, Semidangaji, Pengandonan,  Sinar Peninjauan, Peninjauan dan Lubuk Batang.

“Juga masih ada tambahan susulan Kecamatan Baturaja Timur dan Barat,  jadi totalnya 10 kecamatan,” terangnya.

Disingung mengapa jumlahnya jauh berkurang sementara kuotanya untuk 10 kecamatan, menurutnya, diakibatkan semua kabupaten kota di Sumsel banyak yang mengambil pembuatan itu.

“Jadi di tahun lalu banyak kabupaten kota yang tak sanggup maka keputusan pusat dilihat kabupaten yang belum banyak pembuatan sertifikat nah OKU termasuk lalu kita terima limpahan dari kabuoaten yabg tidak sanggup itu,” jelasnya(WY)