PALEMBANG, HS – Majelis hakim yang diketuai Erma Suharti SH, menjatuhkan pidana penjara selama 14 bulan kepada terdakwa spesialis pembobol dirumah susun. Dalam persidangan yang berlangsung di Pengadilan Negeri (PN) Kls 1 A Khusus Palembang, Kamis (10/9/2020).

“Berdasarkan barang bukti dan saksi saksi yang dihadirkan di persidangan. Terdakwa terbukti secara sah melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan melanggar pasal 363 ayat 2 KUHP. Mengadili dan memutuskan terdakwa Ardiyansyah dengan pidana selama 1 tahun 2 bulan penjara,” ujar Erma, Kamis (10/9/2020).

Mendengar putusan majelis hakim tersebut, terdakwa yang tanpa didampingi penasihat hukumnya ini langsung menerima putusan itu. Namun Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Palembang Dwi Indayati SH masih pikir-pikir hal itu dikarenakan pada sidang sebelumnya terdakwa dituntut dengan pidana penjara selama 2 tahun.

Dalam dakwaan diketahui jika terdakwa Ardiuansyah dalam melancarkan aksinya tidak sendirian, tapi ditemani dua orang temannya yakni Hari Saputra (berkas terpisah) dan Fredy (DPO).

Kejadian bermula pada Selasa (20/8/2020), terdakwa Ardiyansyah dan Hari Saputra mengaku diajak Fredy (DPO) untuk mencuri disalah satu rumah yang bertempat di Jalan Radial Rusun Blok 36 lantai 2 No.03 Rt.27 Rw.11 Kelurahan 24 ilir Kecamatan Ilir Barat I Palembang.

Dalam aksinya ketiganya berhasil menggasak barang barang milik korbannya berupa 1 (satu) set Kursi dan meja Rotan, 1 (satu) buah Open Merk Hock, 1 (satu) buah Termos Nasi merk Lion Star. Hingga korban Josep mengalami kerugian Rp 10 juta. (RN)