Sumsel Kekurangan Stok Daging Pertahun

7 tahun ago
175

PALEMBANG,HS – Harga daging di Sumsel cenderung tinggi dan fluktuatif.  Kondisi ini membuat harga komonditi penyumbang inflasi tergolong tinggi Penyebabnya masih terjadi kekurangan  stock daging hingga 3 ribu ekor sapi pertahun.

Hal tersebut diungkapkan Kabid Produksi Ternak Dinas Ketahanan Pangan Dan Perternakan pemprov Sumsel,  I Wayan Telabah,  ketika ditemui di ruang kerjannya, senin (24/4)

“Iya,  rata data kekurangan hingga 3 ribu ekor,  , katanya,

Menururt Wayan,  selama ini pasokan raging sapi di Sumsel berasal dari kabupaten kota do Sumsel seperti Banyuasin,  Muba dan, OKI.  Selain itu, Ada pula yang berasal dari Lampung Dan pulau Jawa.  Termasuk raging import dark luar negeri.

Tapi memang,  sambung dia,  meski daging sapi beku kurang, diminati di Sumsel pasalnya masyarakat lebih senang daging g sapi segar dipotong.

“Untuk itu,  kami akan terus mendorong agar masyarakat tertarik. Mengingat selama ini, daging sapi beku diminati para hotel dan para konsumen besar, “ujarnya

Dikatakannya, konsumsi paling tinggi daging, di kota Palembang.  Per hari ada 50 sampai 70 ekor sapi, yang masuk ke rumah potong hewan atau RPH . Satu ekor sapi mencapai 150 kg. Namun ketika hari besar seperti Ramadhan atau Idul Fitri terjadi lonjakan permintaan  mencapai 100 ekor per hari.

“Nah, untuk ini perlu dijaga ketersedian pasokan daging sapi untuk menjaga harga jika tidak ini pula yang menyebabkan kenaikan harga,” ulasnya.

Terkait harga eceran tertinggi (HET), katanya,  harga tersebut hanya berlaku untuk daging sapi beku dan bukan daging. sejauh ini harga daging tersebut sudah mendekati harga HET.  namun memang untuk daging beku, lantaran terjadi kekurangan,  pihaknya akan melakukan peningkatan, dan tambahan pasokan.

Disamping memang, kata dia, berlaku hukum pasar. Pada prinsifnya kenaikan harga yang terjadi pada saat permintaan tinggi itu menjadi sesuatu yang biasa. Sebab, ketika kenaikan harga terlalu tinggi tentu masyarkat akan beralih.

“Tapi, paling penting bagaimana menjaga ketersediaan pasokan. Untuk itu, kami telah bekerja sama dengan instansi terkait termasuk bulog dan dinas perdagangan,” tukasnya.(MDN)