PALEMBANG,HS – Senator Amaliah, Prihatin Selama Empat Tahun terakhir, pembangunan di Kabupaten Ogan Ilir (OI) berjalan lambat. Hal tersebut diungkapkanya, setelah dirinya menerima berbagai aspirasi masyarakat OI.

Menurut Amaliah, dirinya telah menerima, laporan dari konstituen di ogan ilir, yang menyebutkan berbagai keluhan, seperti pembangunan alun alun yang terbengkalai, padahal mengggunakan anggaran ABPB Rp 9 M di tahun 2018, dan Rp 2,5M di tahun 2019.

Dilain itu jelasnya, dirinya juga telah menerima aspirasi dari warga Muara Kuang, yang mengeluhkan kurangnya pembangunan akses jalan selama 4 tahun terakhir ini.

“Saya akan berusaha mendorong, agar Pemkab Ogan Ilir dapat melakukan pembangun infrasktruktur, agar dapat dinikmati masyarakat OI,”jelas ibu satu anak ini kepada awak media, Selasa (15/10).

Sebagai anggota Komite 2 DPD RI, yang membidangi Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dirinya akan mendorong pembangunan akses jalan penghubung antar kecamatan ke jalan kabupaten dan provinsi.

“Selama ini saya lihat, hanya Pemprov Sumsel yang berusaha melakukan pembangunan perbaikan akses jalan,”terangnya.

Ia juga menghimbau Pemkab OI, untuk melakukan perbaikan jalan melalui anggaran APBD ataupun melalui pengajuan.(Pen)