Pemain Inter Milan sedih dan kecewa usai ditaklukkan wakil Israel, Hapoel Be'er Sheva.

Pemain Inter Milan sedih dan kecewa usai ditaklukkan wakil Israel, Hapoel Be’er Sheva.

TEL AVIV, HS – Inter Milan harus mengakhiri mimpinya melanjutkan langkahnya di Liga Eropa musim ini setelah kalah dari klub Israel Hapoel Be’er Sheva.Dalam pertandingan yang berlangsung di Turner Stadium, Jumat (25/11), Inter kalah dengan skor 3-2.

Sempat unggul dua gol, Inter teledor hingga Hapoel Be’er Sheva sanggup bangkit untuk membalikkan keadaan sekaligus mengeliminasi wakil Serie A ini dari Liga Eropa.

Di babak pertama, dominasi Inter begitu kental terasa. Anak-anak Stefano Pioli tampak berambisi besar untuk memenangkan pertandingan demi membesarkan peluang lolos mereka.

Laga baru berjalan 12 menit, gawang tuan rumah sudah jebol. Adalah sang kapten Mauro Icardi yang membuka keunggulan bagi Nerazzurri setelah dia memaksimalkan umpan terukur dari Eder Martins.

Publik Hapoel semakin senyap saat harus mendapati gawang tim kesayangannya kembali ternodai setelah Marcelo Brozovic menggandakan kedudukan bagi Inter. Sekali lagi, Eder menjadi penyervis, yang memudahkan Brozovic membawa Inter memimpin dua gil. Skor 0-2 untuk keunggualan Nerrazurri bertahan hingga jeda.

Selepas turun minum, perlahan tapi pasti, pasukan Bachar Barak bangkit. Taktik yang dilakukan sang pelatih membuahkan hasil yang sangat bagus. Memasuki menit ke-58, Lucio Maranhao memperkecil ketertinggalan ketika kolaborasinya dengan Radi menghasilkan gol.

Petaka hadir bagi Inter Milan saat Handanovic diganjar kartu kuning kedua sehingga mengharuskan dia meninggalkan lapangan. Sejurus berselang, sepakan penalti yang dieksekusi Anthony Nwakaeme membuat publik Hapoel larut dalam kegembiraan. Skor imbang 2-2.

Dalam keadaan berimbang ini, Hapoel semakin menemukan sentuhan terbaiknya, terlebih selepas Inter minus satu pemain. Tuan rumah sukses mendapatkan gol super dramatis di masa injury-time. Umpan Ghadir, sanggup dikonversi oleh Sahar menjadi gol penentu kemenangan bagi Hapoel.

Gol tersebut sekaligus menjadi penanda akhir dari pertandingan. Hapoel membuka kans lolos ke fase gugur, sementara Inter dipastikan tersingkir. (AND)