PALEMBANG,HS – Pembangunan Jalur Kareta Api Tanjung Enim – Tanjung Api -Api diundur, Padahal rencana Pembangunannya sudah disebut-sebut bakal direalisasikan pada beberapa tahun belakangan, namun hingga kini belum terlihat progres kontruksinya.

Usai Sosialisasi Peraturan Menteri Keuangan mengenai Pemberian Jaminan Pemerintah untuk Proyek Strategis Nasional dan Rapat Perencanaan Rencana Pembangunan Jalur Kereta Api Tanjung Enim-Tanjung Api-Api, di pemprov sumsel Senin (18/12/2017).

Sekertaris Daerah Sumatera Selatan, H Nasrun Umar mengaku memang pembangunan jalur kereta ini butuh waktu panjang sebelum dilakukannya kontruksinya.

“Ya, memang tidak semudah yang dipikirkan, Dulu sebelumnya pernah ada penggantian investor dan persiapan administrasi juga cukup panjang,” ujarnya

Ia juga mengakui, desain dan feasibility studi sudah dilakukan. Hanya saja izin untuk Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal), izin pinjam kawasan hutan, dan Land Acquisition Resettlement Action Plan (Larap).

“Ini semua masih dalam proses. Kita sudah koordinasikan dengan pihak terkait,” pungkasnya

Ia juga mengatakan, jalur kereta sepanjang 375 kilometer itu tetap akan dikerjakan oleh investor swasta atau pemrakarsa proyek jalur tunggal kereta batubara, yakni PT MGGS (multi guna ganda semesta).

“Groundbreaking kontruksi jalur kereta ini harus dimulai pada 2019 nanti. Kita harapkan pengerjaannya bisa selesai sebelum 5 tahun,” ungkapnya.

Untuk Ddketahui jalur kereta itu melintasi Muara Enim, Lahat, Musi Rawas, Musi Banyuasin, dan Banyuasin