1

Wakil Gubernur Ishak Mekki ber foto bersama Direktur Utama RS RK Charitas Prof dr Hardi Darmawan, MPH dan TM FRSTM saat Hadir Dalam acara Hut Rumah sakit charitas, sabtu (10/9).

PALEMBANG, HS– Peringatan HUT Yang Ke 90 rumah sakit Charitas  serta berdiri sejak tahun 1962  diwarnai dengan aksi teatrikal mengenai sejarah Rumah Sakit RK Charitas menggugah decak kagum.

Kisah yang terbilang pilu dan penuh perjuangan dari para suster membuat beberapa tamu teteskan air mata. Aksi teatrikal mulai dari kedatangan lima suster di Pelabuhan Boombaru Palembang hingga ditentangnya oleh tentara Belanda kala itu Hingga akhirnya perjuangan para suster mengobati warga Palembang yang kini berbuah manis.

Menurut Direktur Utama RS RK Charitas Prof dr Hardi Darmawan, MPH dan TM FRSTM dalam sambutannya , melalui peringatan HUT ke 90 ini pihaknya akan terus berkomitmen meningkatkan pelayanan pada pasien.

“Harapan kami adalah untuk terus bisa memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat. Dari sisi sarana kesehatan yang tersedia pun sudah lengkap dan baru lulus akreditasi paripurna. Terlebih jelang Asian Games 2018 ini, RS RK Charitas tentunya sangat siap menyambut even olahraga itu, kita sudah yakinkan pada komite olimpiade Asia,” ungkapnya saat Di gedung rumah sakit charitas sabtu (10/9).

Hardi Darmawan, juga mengatakan pihaknya akan mengadakan beragam rangkaian kegiatan bukan hanya kegiatan bertajuk seminar kesehatan yag dilakukan oleh RS RK Charitas, melainkan rangkaian memberikan program CSR seperti pengobatan gratis dan penyuluhan kesehatan bagi warga tidak mampu, kegiatan ini setiap tahunnya dijalankan demi mendekatkan diri kepada masyarakat.

“Setiap ulang tahun pasti kita ada pengobatan gratis, selain itu kalau ada kegiatan juga mengadakan pemberian penyuluhan informasi kesehatan dan ini sudah menjadi kegiatan terus menerus,” ujarnya.

Lanjut Hardi Darmawan, guna memberikan pemahaman kepada tamu undangan yang hadir dalam perayaan nanti, tentunya rumah sakit bakal mengorek habis tentang penyakit yang dikemas dalam bentuk seminar, nanti diketahui jumlah 10 penyakit terbanyak yang diderita serta penangannya seperti apa.

“Seminar sekaligus memberikan solusi, bahkan rumas sakit Charitas telah mendapatkan akreditas, diharapkan kedepannya akan bermanfaat dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” tutupnya.

Sementara itu Wakil Gubernur Ishak Mekki Hadir Dalam Hut Rumah sakit charitas Menyampaikan. Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan telah banyak berbuat dalam upaya pembangunan di bidang kesehatan, mulai dari program berobat gratis, pemenuhan kebutuhan perelatan medis, penyediaan rumah sakit pratama di seluruh daerah, hingga bahkan melakukan pembangunan rumah sakit milik pemerintah daerah Sumsel.

Ishak Mekki juga mengharapkan, melalui pembangunan bidang kesehatan yang gencar dilakukan, seluruh rumah sakit yang ada di Sumsel dapat terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Di seluruh wilayah Sumsel saat ini sudah ada 65 rumah sakit, 36 diantaranya dikelola pemerintah dan 29 dikelola pihak swasta, ini semua menandakan kalau Pemerintah Sumsel sangat peduli dengan bidang kesehatan.” kata dia

Lanjutnya. Harapan kita seluruh rumah sakit yang ada di Sumsel dapat terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat melalui pelayanan yang baik, cepat dan tanggap. Apapun kendala yang dihadapi, Pemerintah Sumsel akan siap membantu agar pelayanan kesehatan,”tegasnya (MDN)