Dirugikan Akibat Blasting, Warga Ancam Demo PTBA

7 tahun ago
713
Ilustrasi aktivitas blasting.

MUARAENIM, HS – Warga lingkungan Mandala RT 05 RW 12, Kelurahan Tanjung Enim, Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muaraenim semakin mengeluhkan kondisi rumahnya retak akibat blasting atau peledakan area tambang yang dilakukan oleh PT Bukit Asam melalui subkontraktor nya PT Satria Bahana Sarana SBS Tanjung Enim.
?
?”Kehidupan kami kian hari kian terancam sejak adanya blasting atau peledakan batubara di lokasi PIT II Tambang Bangko Barat. Puluhan rumah retak bahkan Musholla Al Matnur pun ikut retak,” jelas Adi (41) warga setempat.
?
?Adi mengingatkan agar Direktur PT Bukit Asam tidak hanya memberikan janji-janji kepada masyarakat karena saat ini warga sangat resah dengan adanya blasting terlebih dalam skala yang sangat besar.
?
?”Selain itu pula, kami yang merupakan Warga ring 1 di lokasi penambangan Bangko Barat ini juga menghimbau agar kiranya banyak pemuda-pemuda di sini yang dapat diberdayakan. Sehingga tidak hanya ledakan blasting, debu batubara dan kebisingan alat berat yang kami dapatkan,” ujarnya.
?
?Senada, Ibu Suryana (58) pedagang sayur masak yang juga warga Lingkungan Mandala, berujar bahwa pihak PT BA dan PT SBS jangan cuma memberikan janji atau minta warga untuk bersabar.

“Kami butuh kepastian kapan akan diberi kompensasi terhadap rumah rumah kami yang rusak ini,” ujarnya.
?
?Suryana mengatakan, jika perusahaan terus menghambat dan mengulur waktu, warga siap membawa anak cucu untuk demo ke PT BA. (EDW)

Baca juga: Blasting Batubara Sebabkan Rumah Warga Tanjungenim Retak