Progres Pembangunan Tiga Dihaji Capai 26,4 Persen

9 bulan ago
317

PALEMBANG, HS – Saat ini progres pembangunan bendungan tiga Dihaji di OKU Selatan, baru mencapai 26,4 persen
dan ditarget tahun 2024 ini pembangunan sudah 100 persen.

“Progress-nya sudah tidak minus lagi. Nanti saat pekerjaan fisik dilakukan, persentasenya (progress) akan naik signifikan,” ungkap Maryadi Utama, Kepala BBWS Sumatera VIII

Beberapa kendala dalam pembangunannya bertahap akan diselesaikan. Seperti pembebasan lahan akses kendaraan sepanjang 9,8 Km yang harus dilakukan di area hutan lindung seluas 7 ha.

“Jalan lintas itu untuk akses kendaraan berat dan material kita agar tak lagi menggunakan jalan masyarakat milik kabupaten yang dipinjam pakaikan. Kita sedang mengajukan izin pinjam pakai akses jalan ke Pak Gubernur dan Amdal dari KLHK untuk penggunaan hutan lindung itu,” ungkapnya.

Ditargetkan, pembebasan akses jalan dan lahan milik masyarakat yang masih berproses pengukuran di BPN itu bisa selesai pada Mei 2022 mendatang.

“Jika tak ada sanggahan, KJPP (kantor jasa penilai publik) bisa menentukan harganya agar bisa langsung dibayarkan, sehingga proses pekerjaan lain bisa dilaksanakan. Jika tidak selesai Mei 2022, semua kegiatan akan mundur semua,” bebernya.

Selain jalan akses, saat ini pembangunan terowongan masih terus dilakukan sepanjang 595 meter, galian spillway, pengerjaam jembatan penghubung sandaran kiri dan kanan serta lainnya.

Bendungan Tiga Dihaji selain dipakai untuk konservasi sumber daya air, pengendalian banjir, pemenuhan air baku 1 m3 per detik dan lainnya, juga ditarget bisa menaikkan peringkat Sumsel sebagai lumbung pangan nasional. Luas area yang bisa di cover bendungan ini nantinya mencapai 72 ribu ha.

“Saat ini baru 50-an ha dengan dua musim tanam. Nantinya setelah di cover Bendungan Tiga Dihaji bisa tiga kali masa tanam,” jelasnya.

Selain untuk irigasi, bendungan ini juga diperuntukkan sebagai PLTA sebesar 4X10 MW, sarana pariwisata dan olahraga.

“Akan jadi bendungan multi function,” tutupnya (Ron)