Ratusan Mahasiswa Geruduk Kantor Gubernur Sumsel

7 tahun ago
211

PALEMBANG,HS – Ratusan Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi mahasiswa sumsel mengelar aksi damai di halaman kantor gubernur sumsel selasa (18/4),

Kedatang Ratusan Aliansi Mahasiswa sumsel terkait banyaknya tenaga kerja asing (TKA) Ilegal yang bekerja disumsel saat ini.

Dan menuntut pemerintah sumsel untuk merumuskan dan menetapkan regulasi gaji yang kompetitif TKA dan tenaga kerja lokal serta meminta pemprov sumsel untuk merealisasikan pengawasan sesuai dengan pasal 60 peraturqn menteri ketenagakerjaan RI no. 16 Tahun 2016. Dan meminta gubernur sumsel bertindak tegas apabila petugas yang terbukti menyelahgunakan wewenang terhadap masuknya TKA Ilegal sumsel

Menurut kordinator lapangan Aliansi Mahasiswa Sumsel, Rahmat Farizal, mengatakan dari data yang ada di Tahun 2015, terdapat 634 orang tenaga kerja asing di Sumsel, Kota Palembang memegang jumlah tertinggi sebanyak 162 orang, diikuti oleh kabupaten OKI 156 Orang, Muara Enim 105 orang, Lahat 93 Orang dan Banyuasin 57 Orang.

“Ya, Tahun ini jumlah TKA di Sumsel semakln meningkat yakni menyampai 968 orang, dan baru-baru ini ditangkap TKA llegal sebanyak 44 orangTKA illegal di Kabupaten Muara Enim dan 11 orang TKA illegal di kota Palembang dan Banyaknya TKA ilegal yang menyalahgunakan visa wisatanya untuk bekerja dan menetap di lndonesia,” jelasnya

Ia juga menambahkan, Bahkan yang membuat miris, ketika TKA ilegal yang bekeria adalah buruh kasar yang tidak bisa berbahasa Indonesia yang digaji 4x lipat daripada gajl tenaga kerja lokal daerah yang notabene sama-sama buruh kasar.

“Ya, gaji TKA tersebut 4x lipat dari gaji tenaga kerja lokal yang sama – sama buruh kasar,” ujarnya (MDN)