Ratusan Organisasi Turun Kejalan Untuk Memperingatin Hari Bumi

7 tahun ago
245

PALEMBANG,HS – Dalam rangka peringatan Hari Bumi Sedunia 2017 ini sejumlah organisasi mulai dari penggiat lingkungan, NGO, Mapala, KPA, LSM, Tapak Suci hingga masyarakkat sipil berkolaborasi aksi turun ke jalan dan melakukan berbagai kegiatan seperti Karnaval, Pentas Seni, Pameran Photo, Bazar dan Bincang Bumi.Acara yang bertemakan Kelestarian Bumi Peran Kita Semua ini berlangsung di Kambang Iwak Park Palembang.(22/04).

Dalam kesempatan tersebut Ketua Pelaksana, Sumarlan mengungkapkan jika pentingnya menjaga bumi harus terus disosilisasikan kepada semua masyarakat.

Dengan tetap memperingati hari bumi ini pihaknya berharap manusia akan semakin meningkatkan kesadarannya terhadap pentingnya memelihara planet ini supaya tetap memberikan kelayalakan huni bagi manusia.

“Sudah banyak terjadi kerusakan hutan dan lingkungan yang di sengaja maupun tak di sengaja untuk kepentingan sesaat yang bersifat pribadi, inilah yang menyebabkan ekosistem menjadi tidak seimbang dan menyebabkan bencana alam,” katanya.

Dalam kesempatan ini para Pegiat Lingkungan menyatakan sikap bersama yaitu, Meminta hak atas Lingkungan yang bersih dan sehat, meminta Akses Kelola Sumber Daya Alam untuk Rakyat, mengembalikan Hak-hak rakyat atas kearifan lokal penglolaan SDA, Audit konsensi dan Moratorium Izin baru terkait perluasan konsensi korporasi, Mendesak pemerintah mempercepat skema Tora dan Perhutanan Sosial kepada Masyarakat/Petani, Hentikan Alihfungsikan Kawasan RTH, Rawa dan Lahan Gambut untuk Kepentingan Bisnis yang tidak berkeadilan sosial dan Lingkungan, Hentikan pengerukan SDA yang berlebihan, Mengutamakan Kelestarian Alam, dan keselamatan Rakyat, dan Meminta kepada seluruh lapisan masyarakat untuk terus menjaga dan berbuat untuk kelestarian bumi.

Untuk itu pelaksanaan restorasi harus lah mengedepankan prinsip Free Prior Informed Consent (FPIC) dan memberikan keamanan dan keadilan pengelolaan SDH bagi Masyarakat,” ujar Sumarlan.

Arlan juga meminta pemerintah berkomitmen dalam melakukan restorasi global terhadap hutan yang terdegradasi dan terdeforestrasi.
Upaya restorasi hutan merupakan kegiatan yang patut di dukung, namun jangan lupa bahwa di sekitar hutan banyak masyrakat yang menggantungkan hidupnya dari sumberdaya hutan,” tutup dia.

Turut hadir dalam acara tersebut, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Faizal, Wakil Bupati Musi Banyuasin Benny, Academisi Lingkungan Hidup Yan Rizal , Dewan Kesenian Palembang Febri Alintani, Direktur Hutan Kita Institut Aidil Fitri, Perempuan Anti Korupsi, Mahasiswa, Pelajar, Masyarakat Se-Palembang dan Rejung Pesirah sebagai Bintang Tamu. Di sajikan juga panganan hasil bumi yang bisa di nikmati untuk umum seperti Kacang, Umbi-Umbian, Kopi, Teh, Air Mineral, dan lain sebagainya secara gratis.(MDN)