Ratusan Warga Komp Perumahan Rakyat Talang Ratu Padati Masjid Jamik

1 bulan ago
167

PALEMBANG,HALUANSUMATERA.COM –Setelah melewati ibadah puasa selama satu bulan lamanya, kini kaum muslimin bersuka cita dengan datangnya hari kemenangan yaitu Idul Fitri, yang merupakan hari raya umat muslim diseluruh penjuru dunia.

Hari raya idul fitri ini merupakan hari yang dinantikan oleh kaum muslimin, sejak pagi masyaraat sekitar Komplek Perumahan Rakyat Letnan Murod Talang Ratu Kecamatan Ilir Timur I Palembang, sejak pagi telah berbondong – bondong berangkat ke Masjid JAMIK untuk menunaikan ibadah Sholat Eid 1445 H/2024 M pada hari Rabu,(10/4/2024).

Dalam pantauan Masjid Jamik yang telah mempersiapkan saran pelaksanaan sholat Eid selain didalam masjid juga telah mempersiapkan pada lokaki tambahan, kiri kanan halaman menggunakan Tenda guna menampung para Jemaah pada pelaksaan sholat Eid.

Sebelum melaksanakan sholat Hamzah Syakban Penasehat menyampaikan, laporan perolehan Zakat Fitra yang telah salurkan juga kondisi kas masjid sekaligus menyampaikan kata ucapan hari Idul Fitri kepada Jemaah hadir.

Tepat pukul : 07.15 Wib pelaksanaan Sholat ied di imam oleh Ustadz Mualimi Qomari, S.P.di. usai Sholat Ied di lanjutkan Khutbah idul fitri, mensyukuri nikmat allah yang telah diberikan kepada umatnya, setelah selama satu bulan ramadhan menahan hawa napsu, momontum Idul Fitri merupakan hari kemenangan, fitrahnya ibarat memulai pada hidup yang baru,” ‘kembalinya seseorang kepada keadaan suci atau keterbebasan dari segala dosa, kesalahan, kejelekan, dan keburukan sehingga berada dalam kesucian atau fitrah.’ diharapkan dapat menjaga kemenangan yang telah diraih untuk selalu dekat kepada Allah subḥānahu wataʿālā,( Arab: سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى ) ” Ucap ustadz Mualimi Qomari, S.P.di dalam khotbanya.

Selanjutnya, tegas Ustadz Mualimi, pertama, “Harapan allah, Allah subḥānahu wataʿālā, dalam siam ramadhan meraih kemenangan taqwa itu adalah kuncinya, yang merupakan suatu kemenangan bagi orang yang beriman ketika memaksimalkan siam ramadhan dengan iman yang diharapkan oleh Allah subḥānahu wataʿālā,

“Kedua pribadian yang pandai bersyukur kemenangan emosional, hal ini dinamakan kemenangan yang fitrah yang diberikan oleh allah ketika kita bisa mengendalikan merupakn kekuatan yang dahsyat yang bisa mengantarakan derajat manusia lebih tinggi dari pada mahluk allah lainnya.

Dan yang Ketiga tambah, Mualimi, sesuatu hal yang harus diraih kedekatan Allah subḥānahu wataʿālā, seorang hamba kepada allah. ketika allah berfirman ketika kedekatan hambah yang siam ramadhan itu,”Apabila seorang hamba ku bertanya kepada engkau hai muhammad tentang aku katakan aku dekat aku akan mengabulkan, hamba – hamba ku ketika berdo’a begitu dekatnya seorang siam ramadhan ketika ia bermunajah kepada
Allah subḥānahu wataʿālā,

“Nah kedekatan inilah di paska ramadhan kita jaga memeliharan meningkatkan ibadah kepada subḥānahu wataʿālā. dalam arti khusus kepada allah serta arti umum habluminanas jadi keseimbangan bulan romadhan ini luar biasa,” ucapnya.

Selanjutnya, tambah Ustadz Mualimi kemenangan itu semua Intelektual, makna daripada secara eksisitensi manusia diberikan menset cara berpikir untuk selalu bertaqwa (berhati-hati) mempersiapkan bekal kehidupan menyongsong hari akhir kita tujuan manusia sebagaimana allah menciptakan umatnya kedunia untuk selalu beribadah,”di tutup dalam Khotbanya.
(Syaiful Jabrig)