Usai Mengelar Apel Banser Ansor Menampilkan Atraksi Tenaga Dalam

7 tahun ago
413

PALEMBANG,HS – Usai Mengelar Apel digriya agung Banser Ansor juga menampilkan aksi tenaga dalam dengan mematahkan bambu yang ditebaskan ke punggung dan memecahkan botol di kepala serta memecahkan batu di atas perut. Aksi tersebut diiringi dengan salawat dari ribuan peserta dan tamu yang hadir. Tak sedikit yang nampak ngeri dengan aksi yang disajikan

Apel tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur Sumsel H Alex Noerdin. Alex mengatakan Banser Ansor akan dilibatkan salam Asian Games 2018 mendatang, terutama untuk pengamanan demi terselenggaranya Asian Games dengan baik.

“Sama-sama Banser Ansor dengan seluruh masyarakat jadi di depan sekali mengamankan Asian Games,” kata Alex.

Ia mengakui belum bisa memastikan akan dilibatkan dalam kepanitiaan namun dipastikannya akan dilibatkan.

“Belum bisa dimasukkan dalam panitia kan ada persyaratan, pelatihan tertentu tapi seluruh warga masyarakat kota palembang pasti dilibatkan mengamankan titik-titik yang penting pokoknya mengamankan Asian Games,” tambahnya.

Ia juga menamabahkan, Hanya ada 2 provinsi, dua kota di negara ini yang sanggup menjadi tuan rumah Asian Games,Jakarta dan Palembang,  bangga kita menjadi warga Sumsel,

“Kita sumsel sudah lini di depan diantara provinsi di Indonesia. 34 provinsi di Indonesia, Sumsel  paling ditakuti dan disegani berkat kita semua semangat kita semua,” ungkapnya.

Alex mengaku bangga dengan apel ini. Menurut Alex belum semua hadir dalam apel.

“Kalau hadir semua dari seluruh Sumsel loreng, kota ini hijau,kota ini kita bersama tidak akan pulang sebelum menang. Menang dalam segala hal tapi muaranya kesejahteraan masyarakat,” ucap Alex.

“Ansor serbaguna ayo mengawal di depan bersama-sama kita kuat, bersatu kita teguh,” timpalnya.

Sementara itu, Wakil Ketua PWNU Provinsi Sumsel Hernoe Roesprijadji menambahkan, pihaknya tentu akan komitmen sesuai arahan Gubernur Sumsel dalam mensukseskan Asian Games 2018 mendatang di Kota Palembang, Provinsi Sumsel.

“Kita komitmen siap mengamankan perhelatan akbar di provinsi ini nantinya. Apalagi kekuatan Banser ini totalnya ada 15 ribu orang dan yang datang ke Griya Agung hari ini (kemarin-red) baru sepuluh persen saja,” ungkap dia.

Hernoe juga mengatakan, dalam Banser ini juga memang latar belakangnya banyak yang merupakan Santri. Dengan begitu, saat Asian Games nanti memang dibutuhkan untuk penerjemah khususnya untuk Bahasa Arab.

“Jadi dari santri perwakilan Banser nantinya bisa jadi Liasion Officer saat Asian Games, jadi bisa dilibatkan. Dan nantinya santri-santri tersebut pastinya akan diseleksi terlebih dahulu,” tegasnya (MDN)